Sabtu, 23 Juni 2012


KEJUARAAN BUPATI CUP II

Tahun ini Kab.Ciamis kembali menggelar Open Turnaman sepak bola Bupati Cup II 2010 se- Kabupaten Ciamis. Perebutan  piala bupati cup II ini diikuti sebanyak 52 tim dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Ciamis yang memperebutkan piala bergilir dan piala KONI Ciamis.
Turnamen yang diadakan di lapangan Kecamatan Rajadesa ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pelalawan, H.Iing komara, Selasa (12/6) sore. Turut dihadiri Sekda ciamis H Zardewan, Camat Rajadesa Kiki Syamputra beserta istri dan seluruh pengurus KONI beserta 52 tim dari seluruh kecamatan kabupaten Ciamis.
Marwan dalam sambutannya mengatakan, dirinya bangga dan begitu apresiatif atas kegiatan Turnamen bupatiCup II ini. Pasalnya, melalui kegiatan ini, khususnya olahraga sepak bola, diharapkan ke depan daerah ini mampu mencetak prestasi yang membanggakan dan juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturrahmi.
“Kita harapkan dengan adanya kegiatan bupati Cup II ini, maka ke depannya, daerah ini mampu menoreh prestasi baik tingkat nasional maupun internasional,” katanya seraya mengatakan kegitan ini juga untuk mempererat tali silaturrahmi antar warga se-Kabupaten Ciamis.
Oleh karena itu, sambungnya, diharapkan bupati Cup II ini akan benar-benar menjadi wahana untuk mencapai tujuan-tujuan yang baik. Diantaranya tujuan untuk memperkuat karakter bangsa, untuk meningkatkan persatuan dan persaudaraan serta untuk meningkatkan prestasi olah raga sepak bola di Kabupaten Ciamis.
“Apalagi olah raga merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam membangun watak bangsa, karena olah raga mengembangkan sportivitas, sifat kesatria dan kepatuhan kepada aturan main,” katanya.
Karena itu, lanjutnya, diharapkan dari kompetisi ini lahir pemain bola yang andal menuju prestasi terbaik persepakbolaan di daerah ini. Sehingga dengan begitu, diharapkan kegiatan ini bisa memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Kabupaten Ciamis, khususnya di bidang olah raga.
Sementara itu, Drs H Zardewan MM dalam sambutannya mengatakan, selaku pimpinan daerah dan pengurus KONI Ciamis merasa bahagia dapat menyaksikan secara langsung acara Pembukaan Open Tournamen bupati Cup II Tahun 2010.
Pada kesempatan tersebut Sekda juga menyampaikan ucapan selamat berkompetisi kepada klub-klub yang ikut bertanding pada Open Tournamen bupati Cup I. Dirinya juga berharap pada klub-klub yang ikut berkompetisi dalam meraih kemenangan dan prestasi hendaklah selalu menjunjung tinggi sikap  sportivitas, dimana harus selalu siap menerima kekalahan dan kemenangan.
Perlu disadari, Lanjut Sekda bahwa kondisi  sarana dan prasarana  pendukung olah raga yang  dimiliki pada saat ini masih sangat terbatas, namun semua itu tidaklah menjadi halangan untuk meraih prestasi. Disamping itu, semangat dan daya juang untuk meraih prestasi harus selalu ditingkatkan dan tidak luntur dikarenakan minimnya fasilitas yang ada.
“Walaupun dari segi sarana dan prasarana yang kita miliki tidak memadai, bukan berarti Pemerintah tidak memperhatikan kemajuan olah raga. Potensi yang kita miliki sangat besar sekali, bibit – bibit olah raga yang ada di Kabupaten Ciamis pada umumnya berasal dari kecamatan-kecamatan,” jelasnya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia penyelenggara kegiatan turnamen T Khairil mengatakan kompetisi sepakbola ini digelar selama satu bulan. Para peserta terdiri dari 52 tim se-Kabupaten Ciamis.
“Pertandingan ini memakai sistim gugur. Peserta yang menjuarai bupati Cup II ini, Juara I akan mendapatkan Piala bergilir dan piala Koni Kabupaten Ciamis serta uang pembinaan sebesat Rp 15 juta,” 

Pada pertandingan yang di selenggarakan oleh kabupaten ciamis pada tanggal 12/6 ada banyak team atau klub yang ikut berpartisipasi dalam pertandingan/turnamen kali ini peserta kali ini lebih banyak dari turnamen sebelumnya yng sebelumnya ada 35 team sekarang mencapai 50 team lebih.dan team kami yang dulu sempat masuk semi final tahun sekarang team kami Cuma bisa masuk ke delapan besar.







Jumat, 22 Juni 2012

Basket Indonesia

Indonesia Warriors Melangkah ke Pentas Asia

Warriors dapat tiket wakili Asia Tenggara setelah mencapai final ABL.

Pemain Indonesia Warriors saat tampil di ABL (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Tanpa terasa ASEAN Basketball League atau yang lebih dikenal dengan ABL sudah menginjak detik-detik akhir musim ketiganya. Partai antara Indonesia Warriors melawan San Miguel Beermen tersaji sebagai seri penutup. Hadiah besar sudah menunggu kedua finalis ABL tersebut.

Seperti yang dipaparkan Chief Executive Officer ABL, Kuhan Foo, juara dan runner-up ABL akan mendapatkan tiket menuju FIBA Asia Champions Cup 2012 yang akan digelar di Lebanon Oktober nanti. Otomatis Warriors dipastikan sudah menjadi salah satu wakil di kejuaraan antar klub basket terbaik Asia itu.

"Saya ingin memberikan selamat lebih dulu untuk Beermen dan Warriors karena sudah bisa tampil di final. Saya juga ingin memberikan selamat pada mereka karena akan mewakilkan asia tenggara ke FIBA Asia Champions Cup di Lebanon," ujar Kuhan Foo pada jumpa pers di Mahaka Square Sportsmall Kelapa Gading, Jakarta, Kamis 21 Juni 2012.

Foo lalu menambahkan, daya tarik ABL sudah mulai diperhitungkan. Bahkan rencananya mulai musim 2014 penambahan tim akan terjadi, meski tawaran untuk ikut serta saat ini sudah membanjir. Level permainan kompetisi basket antar klub Asia Tenggara itu pun dianggap mengalami grafik menaik yang signifikan.

"ABL saat ini sangat berkembang. Kualitas tim-tim peserta juga semakin bagus, level permainan pun saat ini sudah sangat tinggi," tambah Foo.

"Perkembangan itu membuat banyak tawaran datang. Sampai saat ini sudah ada tawaran dari 3 tim yang ingin ikut, tapi mungkin akan ditahan lebih dulu. Kami ingin tim-tim ini kuat secara finansial dulu sebelum mengembangkan jumlah peserta. Mungkin penambahan akan dilakukan pada musim kelima," jelasnya.

Saat ini Warriors sedang menjalani Championship Series melawan Beermen. Stanley Pringle cs harus mengakui keunggulan wakil Filipina itu pada game pertama, membuat Warriors tertinggal 0-1 dari sistem best-of-three.

Game kedua giliran Warriors yang jadi tuan rumah. Pertandingan akan digelar hari Sabtu nanti, 23 Juni 2012, di Mahaka Square Sportsmall Kelapa Gading, Jakarta. Tip-off akan dilakukan pada pukul 15.00 WIB.

SISWANTO SIAP KEMBALI KE PERSIB

Siswanto Siap Kembali ke Persib
Faktor keluarga menjadi salah satu pertimbangan Siswanto.
Kamis, 21 Juni 2012, 15:16 WIB
Siswanto (kuning) (VIVAnews/Fernando Randy)
VIVAbola – Gelandang lincah Sriwijaya FC, Siswanto memberikan sinyal untuk kembali membela Persib Bandung musim depan. Sis –sapaan akrabnya- sudah dihubungi salah seorang pengurus teras Maung Bandung agar bersedia kembali membela Maung Bandung.

Gayung bersambut, Sis yang baru saja ikut mengantarkan Sriwijaya meraih titel juara ISL musim ini, tak menampik jika dirinya bakal kembali membela skuad Maung Bandung.

Terlebih Bandung saat ini sudah bisa dikatakan sebagai kampung halaman kedua buat Sis, karena ia tinggal bersama istrinya di Bandung dan sering menempuh perjalanan pulang pergi, Palembang-Bandung.

"Insya Allah bisa juga balik ‘kampung’ mas. Kalau jadi mudah-mudahan bisa membawa berkah seperti musim ini di Sriwijaya FC. Saya ingin membawa Persib juara,” terangnya lewat pesan singkatnya kepada VIVAbola, Kamis (21/6).

Selain dorongan untuk lebih dekat dengan keluarga, Sis pun menyatakan rencana Persib untuk menggunakan Stadion Utama Sepak bola (SUS) Gedebage di kawasan Bandung Timur, jadi daya tarik sekaligus motivasi lain baginya untuk kembali ke Persib.

"Apalagi musim depan Persib bakal memakai Stadion baru, jadi mungkin akan ada semangat baru di tim. Mudah-mudahan musim depan bisa balik ke Bandung,” terangnya.

Pada pra musim lalu, Siswanto sebenarnya masuk dalam proyeksi pemain yang dipertahankan Persib. Namun, ia memutuskan untuk hijrah ke Sriwijaya FC karena merasa dirinya bakal sulit bersaing setelah Persib mendatangkan sejumlah pemain anyar termasuk diantaranya adalah M. Ilham yang notabene posisinya sama dengan Sis.

Keputusan Siswanto untuk hijrah dari Persib akhirnya berbuah positif, meski seringkali harus bermain sebagai pemain pengganti, namun Sis kerap menjadi pemain penting baik lewat umpan maupun gol yang diciptakannya.  Total hingga saat ini, Sis sudah mengoleksi 926 menit bermain dan mencetak 4 gol.

Andai keinginannya untuk kembali membela Persib tercapai, maka Sis akan jadi salah satu pemain yang tercatat paling sering bolak-balik di satu klub yang sama. Sebelumnya Sis, tercatat pernah membela Persib pada kompetisi ISL musim 2008/2009, ia kemudian hijrah ke Persema Malang pada musim 2009/2010 lalu kembali ke Persib musim 2010/11. (eh)

Persib Bandung

LIVE ANTV: Tanpa 4 Pilar, Persib Yakin Menang
Marcio Souza dipulangkan karena terbukti menjadi provokator kericuhan.
Jum'at, 22 Juni 2012, 13:23 WIB
Muhayati Faridatun , Rejdo Prahananda
Klub
 
Marcio Souza (kedua dari kiri) (Yadi/Vivabola)
VIVAbola - Pelatih Persib Bandung, Robby Darwis bertekad membawa kemenangan saat tandang ke Stadion Kuta Asan, markas PSAP Sigli, Jumat 22 Juni 2012. Robby telah menyiapkan empat pemain untuk mengganti absennya kuartet pilar Persib.

Melawat ke Sigli, Maung Bandung minus Muhammad Ilham, Zulkifli Syukur, dan Atep, lantaran terkena akumulasi kartu saat melawan PSMS. Lain halnya dengan Marcio Souza yang harus dipulangkan ke Bandung karena terbukti menjadi provokator kericuhan saat laga melawan PSMS Medan.

"Kami ingin membuktikan, tanpa empat pemain tersebut kami bisa meraih kemenangan. Terlepas dari kekalahan kami dari PSMS," kata Robby kepada VIVAbola.

Untuk menambal empat pemain yang absen, pelatih yang sempat berkostum Tim Merah Putih ini akan memaksimalkan potensi darah muda. "Kami akan memainkan pemain muda Budiawan dan Sigit Herrmawan. Kami juga telah menyiapkan Robbie Gaspar serta Hendra Ridwan," ujar dia.

Kendati akan menghadapi tim yang di atas kertas jauh di bawah Persib, Robby meminta anak asuhnya mewaspadai kebangkitan PSAP. Pasalnya, tim asuhan Armand itu akan memaksimalkan poin penuh di laga kandang. "Mereka tentu tidak ingin menelan kekalahan lagi," sambungnya.

Untuk urusan teknis permainan, pelatih 47 tahun itu masih fleksibel dengan dua formasi. "Skema permainan masih berubah dari 4-4-2 ke 4-3-3," tegasnya. (eh)

Bola Voli

Bola voli

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Bola voli
Volleyball game.jpg
Typical volleyball action
Induk organisasi FIVB
Pertama dimainkan 1895, Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat
Data lengkap
Olahraga kontak fisik Tidak
Jumlah pemain 6 orang per tim
Pria/wanita Tunggal
Kategori dalam ruangan, pantai, rumput
Peralatan Bola voli
Dipertandingkan di Olimpiade 1964
Bola voli adalah olahraga permainan yang dimainkan oleh dua grup berlawanan. Masing-masing grup memiliki enam orang pemain. Terdapat pula variasi permainan bola voli pantai yang masing-masing grup hanya memiliki dua orang pemain. Olahraga Bola Voli dinaungi FIVB (Federation Internationale de Volleyball)[1] sebagai induk organisasi internasional, sedangkan di Indonesia di naungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).[2]
Aksi pukalan Smash dan Blok pada Bola voli

Daftar isi

Sejarah

Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat). William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942. YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William. Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette. Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA , menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith. Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.
Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang. Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).

Alat permainan

Bentuk lapangan bola voli
bola voli

Lapangan permainan

Ukuran lapangan bola voli yang umum adalah 9 meter x 18 meter. [3] Garis batas serang untuk pemain belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis tepi lapangan adalah 5 cm.

Bola

Bola tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram. Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).

Net

Ukuran tinggi net putra 2,44 meter dan untuk net putri 2,24 meter.

Sarana Permainan Bola Voli

a.Panjang garis samping : 18 Meter.
b.Lebar lapangan  : 9 Meter.
c.Lebar garis serang  : 3 Meter.

Cara permainan

Suasana permainan bola voli
Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan berlomba-lomba mencapai angka 25 terlebih dahulu.[4]
Dalam sebuah tim, terdapat 4 peran penting, yaitu tosser (atau setter), spiker (smash), libero, dan defender (pemain bertahan). Tosser atau pengumpan adalah orang yang bertugas untuk mengumpankan bola kepada rekan-rekannya dan mengatur jalannya permainan. Spiker bertugas untuk memukul bola agar jatuh di daerah pertahanan lawan. Libero adalah pemain bertahan yang bisa bebas keluar dan masuk tetapi tidak boleh men-smash bola ke seberang net. Defender adalah pemain yang bertahan untuk menerima serangan dari lawan.
Permainan voli menuntut kemampuan otak yang prima, terutama tosser. Tosser harus dapat mengatur jalannya permainan. Tosser harus memutuskan apa yang harus dia perbuat dengan bola yang dia dapat, dan semuanya itu dilakukan dalam sepersekian detik sebelum bola jatuh ke lapangan sepanjang permainan. Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan mengusahakan untuk mencapai angka 25 terlebih dahulu untuk memenangkan suatu babak.
Rotasi pemain bola voli

Urutan serve

Penghitungan angka

Aturan permainan dari bola voli adalah:[5]
  1. Jika pihak musuh bisa memasukkan bola ke dalam daerah kita maka kita kehilangan bola dan musuh mendapatkan nilai
  2. Serve yang kita lakukan harus bisa melewati net dan masuk ke daerah musuh. Jika tidak, maka musuh akan mendapat nilai

Sistem Pertandingan

  • Sistem pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi yang terdiri dari 8 tim dan akan
disitribusikan ke dalam 2 (dua) group, masing-masing group terdiri dari 4 (empat) tim.
  • Setiap tim terdiri dari 10 pemain meliputi 6 pemain inti yang bermain di lapangan dan 4 pemain cadangan.
  • Pergantian pemain inti dan cadangan pada saat pertandingan berlangsung tidak dibatasi.
  • Pertandingan tidak akan ditunda apabila salah satu atau lebih dari satu anggota tim sedang bermain untuk cabang olahraga yang
lain.
  • Jumlah pemain minimum yang boleh bermain di lapangan adalah 4 orang.
  • Apabila di lapangan terdapat kurang dari 4 orang, maka tim yang bersangkutan akan dianggap kalah.
  • Setiap pertandingan berlangsung 3 babak (best of three), kecuali pada 2 babak sudah di pastikan pemenangnya maka babak ke tiga tidak perlu dilaksanakan.
  • Sistem hitungan yang digunakan adalah 25 rally point. Bila poin peserta seri (24-24) maka pertandingan akan ditambah 2 poin. Peserta yg pertama kali unggul dengan selisih 2 poin akan memenangi pertandingan.
  • Kemenangan dalam pertandingan penyisihan mendapat nilai 1. Apabila ada dua tim atau lebih mendapat nilai sama, maka penentuan juara group dan runner-up akan dilihat dari kualitas angka pada tiap-tiap set yang dimainkan.
  • Kesalahan meliputi:
    • Pemain menyentuh net atau melewati garis batas tengah lapangan lawan.
    • Tidak boleh melempar ataupun menangkap bola. Bola voli harus di pantulkan tanpa mengenai dasar lapangan.
    • Bola yang dipantulkan keluar dari lapangan belum dihitung sebagai out sebelum menyentuh permukaan lapangan.
    • Pada saat servis bola yang melewati lapangan dihitung sebagai poin bagi lawan, begitu juga sebaliknya penerima servis lawan yang membuat bola keluar dihitung sebagai poin bagi lawan.
    • Seluruh pemain harus berada di dalam lapangan pada saat serve dilakukan.
    • Pemain melakukan spike di atas lapangan lawan.
    • Seluruh bagian tubuh legal untuk memantulkan bola kecuali dengan cara menendang.
    • Para pemain dan lawan mengenai net 2 kali pada saat memainkan bola dihitung sebagai double faults.
  • Setiap team diwajibkan bertukar sisi lapangan pada saat setiap babak berakhir. Dan apabila dilakukan babak penetuan (set ke 3) maka tim yang memiliki nilai terendah boleh meminta bertukar lapangan sesaat setelah tim lawan mencapai angka 13.
  • Time out dilakukan hanya 1 kali dalam setiap babak dan berlangsung hanya 1 menit.
  • Diluar dari aturan yang tertera disini, peraturan permainan mengikuti peraturan internasional.

Teknik Bola Voli

Servis

Servis pada zaman sekarang bukan lagi sebagai awal dari suatu permainan atau sekedar menyajikan bola, tetapi sebagai suatu serangan pertama bagi regu yang melakukan servis. Servis terdiri dari servis tangan bawah dan servis tangan atas.Servis tangan atas dibedakan lagi atas tennis servis,floating dan cekis.
  1. servis tangan bawah
    1. mula-mula pemain berdiri dipetak servis dengan kaki kiri lebih kedepan dari kaki kanan.
    2. bola dipegang dengan tangan kiri
    3. bola dilambungkan tidak terlalu tinggi,tangan kanan ditarik ke bawah belakang
    4. setelah bola kira-kira setinggi pinggang,lengan kanan diayunkan lurus kedepan untuk memukul bola
    5. telapak tangan menghadap bola dan tangan ditegangkan untuk mendapat pantulan yang sempurna,tangan dapat pula menggenggam.
  2. tennis servis
    1. sikap persiapan dimulai dengan mengambil posisi kaki kiri lebih kedepan, kedua lutut agak rendah
    2. tangan kiri dan kanan bersama-sama memegang bola,tangan kirimenyangga bola,tangan kanan di atas bola.
    3. bola dilambungkan dengan tangan kiri kira-kira 1/2 meter di atas kepala
    4. tangan kanan ditarik kebelakang atas kepala,menghadap depan
    5. lakukan gerakan seperti mensmesh bola,perhatian terpusat pada bola
    6. lecutan tangan diperlukan pada saat perkenaan bola.
  3. floating servis
    1. posisi kaki sama seperti tennis servis
    2. tangan kiri memegang bola dan tangan kanan disamping setinggi pelipis
    3. dengan tangan kiri bola dilambungkan ssedikit kesamping kanan tidak terlalu tinggi
    4. setelah bola melambung keatas setinggi kepala, tangan kanan dipukulkan pada bagian tengah bola.
    5. pukulan float dapat dilakukan dengan beberapa cara:
      1. dengan tumit tangan
      2. dengan tangan, dimana ibu jari dilipat kedalam dan menempel pada telapak tangan
      3. memukul dengan tangan tergenggam.
  4. cekis
    1. sikap permulaan dengan mengambil sikap berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat kejaring.
    2. bola dipegang tangan kiri dan kanan.
    3. saat bola dilambungkan, badan diliukkan sedikit kebelakang dan lutut ditekuk
    4. kedua tangan dijulurkan kearah samping bawah kanan dalam keadaan memegang bola.
    5. bola dilambung keatas kepala dengan kedua belah tangan.
    6. setelah bola lepas, tangan kanan ditarik kesamping kanan bawah, liukkan badan kekanan.
    7. berat badan ada dikaki kanan,telapak tangan menghadap keatas
    8. setelah bola ada pada jangkauan tangan,secepatnya bersama sama lengan,liukkan badan kesamping kiri
    9. perkenaan bola bagian bawah belakang bola,pukulan bola dibantu liukkan badan dan lecutan tangan.
Service ada beberapa macam:
  • Service atas adalah service dengan awalan melemparkan bola ke atas seperlunya. Kemudian Server melompat untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari atas.
  • Service bawah adalah service dengan awalan bola berada di tangan yang tidak memukul bola. Tangan yang memukul bola bersiap dari belakang badan untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari bawah.
  • Service mengapung adalah service atas dengan awalan dan cara memukul yang hampir sama. Awalan service mengapung adalah melemparkan bola ke atas namun tidak terlalu tinggi (tidak terlalu tinggi dari kepala). Tangan yang akan memukul bola bersiap di dekat bola dengan ayunan yang sangat pendek.
Yang perlu diperhatikan dalam service antara lain :
  • Sikap badan dan pandangan.
  • Lambung keatas harus sesuai dengan kebutuhan.
  • Saat kapan harus memukul bola.

Passing

  • Passing Bawah (Pukulan/pengambilan tangan kebawah)
    • Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
    • tangan dirapatkan, satu dengan yang lain dirapatkan.
    • Gerakan tangan disesuaikan dengan keras/lemahnya kecepatan bola.
  • Passing Keatas (Pukulan/pengambilan tangan keatas)
    • Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
    • Badan sedikit condong kemuka, siku ditekuk jari-jari terbuka membentuk lengkungan setengah bola.
    • Ibu jari dan jari saling berdekatan membentuk segitiga.
    • Penyentuhan pada semua jari-jari dan gerakannya meluruskan kedua tangan
    • Menggunakan gerakan kaki untuk menambah power

Smash (spike)

Dengan membentuk serangan pukulan yang keras waktu bola berada di atas jaring, untuk dimasukkan ke daerah lawan. Untuk melakukan dengan baik perlu memperhatikan faktor-faktor berikut: awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan. Teknik smash Menurut Muhajir Teknik dalam permainan bola voli dapat diartikan sebagai cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal (2006,23). Menurut pendapat M. Mariyanto mengemukakan bahwa : “ Smash adalah suatu pukulan yang kuat dimana tangan kontak dengan bola secara penuh pada bagian atas , sehingga jalannya bola terjal dengan kecepatan yang tinggi, apabila pukulan bola lebih tinggi berada di atas net , maka bola dapat dipukul tajam ke bawah .” (2006 : 128 ) Menurut Iwan Kristianto mengemukakan bahwa , Smash adalah pukulan keras yang biasanya mematikan karena bola sulit diterima atau dikembalikan . “ (2003 : 143 ) . Spike adalah merupakan bentuk serangan yang paling banyak digunakan untuk menyerang dalam upaya memperoleh nilai suatu tim dalam permainan voli . Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Teknik Smash atau spike adalah cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan untuk mencapai pukulan keras yang biasanya mematikan ke daerah lawan. Tes smash Menurut Sandika mengemukakan bahwa tes smash adalah tolok ukur untuk mengukur kemampuan smash.

Membendung (blocking)

Bola yang melewati tangan bloker
Dengan daya upaya di dekat jaring untuk mencoba menahan/menghalangi bola yang datang dari daerah lawan. Sikap memblok yang benar adalah:
  • Jongkok, bersiap untuk melompat.
  • Lompat dengan kedua tangan rapat dan lurus ke atas.
  • Saat mendarat hendaknya langsung menyingkir dan memberi kesempatan pada kawan satu regu untuk bergantian melakukan block.
Block ada dua macam. 1. block tunggal 2. block ganda Block tunggal adalah membendung bola yang dilakukan oleh satu orang pemain Block ganda adalah membendung bola yang dilakukan oleh dua orang pemain atau lebih.Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan block ganda antara lain adalah memadukan langkah kaki dan kerjasama antar blocker dalam menentukan waktu lompatan dan arah pergerakan bola.

Kedudukan pemain (posisi pemain)

Pada waktu service kedua regu harus berada dalam lapangan / didaerahnya masing-masing dalam 2 deret kesamping. Tiga deret ada di depan dan tiga deret ada di belakang. Pemain nomor satu dinamakan server, pemain kedua dinamakan spiker, pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser,pemain nomor empat dinamakan blocker, pemain nomor lima dan enam dinamakan libero

Kompetisi bola voli

Kompetisi Proliga merupakan kompetisi bola voli professional Indonesia yang diikuti oleh beberapa klub yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sepak Bola

Sepak bola

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sepak bola
US Navy 090606-N-5650M-004 Fire Controlman 2nd Class Christopher Sabens, stationed on USS Forrest Sherman (DDG 98), shoots a goal.jpg
Dua orang pemain sedang berebut bola.
Induk organisasi FIFA
Nama lain Football, soccer, footy/footie, "the beautiful game", "the world game"
Pertama dimainkan Pertengahan abad ke-19 di Inggris
Data lengkap
Olahraga kontak fisik Ya
Jumlah pemain 11 orang per tim
Pria/wanita Ya, kompetisi terpisah
Kategori Olahraga tim, Olahraga bola
Peralatan Bola sepak
Tempat bertanding Lapangan sepak bola
Dipertandingkan di Olimpiade 1900
Sepak bola adalah olahraga menggunakan bola yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia.[1][2][3][4] Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola kulit ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.
Secara umum hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya hanya diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol lebih banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.[5]

Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Dunia setiap empat tahun sekali.[6]

Daftar isi

Sejarah

Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina.[7] Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.[7] Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari[8]. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.[8]
Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari.[7] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.[7] Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola.[7] Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah.[7] Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut.[8] Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).[8] Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[7] Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia.[7] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.[7]

Posisi Pemain

Penjaga gawang dalam sepak bola.
Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-3 orang penyerang.[9] Penjaga gawang adalah satu-satunya pemain yang boleh menggunakan tangan untuk melindungi gawang dari serangan lawan.[9] Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian yang berbeda dengan pemain lainnya.[9] Pemain bertahan memiliki tugas utama untuk menghentikan serangan lawan.[9] Pemain tengah biasanya terdiri dari pemain tengah penyerang yang bermain dekat dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang bermain dekat dengan pemain bertahan.[9] Penyerang memiliki tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.[9]
Posisi dasar pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik permainan.[10] Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat ).[10]

Aturan

Lapangan sepak bola.

Lapangan permainan

Untuk pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola internasional yang digunakan memiliki panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter.[11] Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan lebar 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.[11] Di bagian depan dari gawang terdapat area pinalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang.[11] Area ini merupakan batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan pinalti atau tidak.[11]

Lama permainan

Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak.[11] Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.[11] Wasit dapat menentukan berapa waktu tambahan di setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini disebut sebagai injury time atau stoppage time.[11]
Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir).[11] Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan pertandingan.[11] Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai pemenang.[11] Kedua sistem tersebut tidak lagi digunakan oleh IFAB.[11]

Pelanggaran

Wasit sedang memberikan kartu kuning.
Apabila pemain melakukan pelanggaran yang cukup keras maka wasit dapat memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah.[12] Pertandingan akan dihentikan dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku.[12] Kartu kuning merupakan peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam.[12] Pemain yang menerima dua kartu kuning akan mendapatkan kartu merah dan keluar dari pertandingan.[12]
Pemain yang mendapatkan kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya.[12] Beberapa contoh tindakan yang dapat diganjar kartu merah adalah pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola untuk mencegah gol, dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang.[12]

Wasit dan Petugas Pertandingan

Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 penjaga garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan.[13] Wasit memiliki peluit yang menandakan apakah saat berhenti atau memulai memainkan bola.[13] Dia juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.[13] Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah bagian dari lapangan.[13] Mereka membawa bendera dengan warna terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun offside.[13] Biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.[13]
Petugas terakhir memiliki tugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak.[13] Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manager tim dengan wasit.[13] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan wasit mulai digunakan.[13] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan offside ketika mencetak gol.[13]

Kejuaraan Internasional

Permainan sepak bola wanita.
Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA).[14] Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali dan dimulai di Uruguay pada tahun 1930.[14] Pencetus ide tersebut adalah Jules Rimet, seorang pengacara dan pengusaha Perancis yang terinspirasi setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.[14]
Kompetisi international tertua di dunia adalah Copa America yang mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun sekali.[15] Copa America pertama kali diadakan tahun 1916 dan diikuti oleh 10 negara yang akhirnya membentuk The South American Football Confederation (Conmebol).[15] Untuk wilayah Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) menyelenggarakan kompetisi internasional setiap empat tahun sekali yang disebut Piala Emas CONCACAF.[16] Di kawasan Asia, negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC), mengadakan kompetisi internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang disebut Piala Asia.[17] Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional Eropa diadakan untuk pertama kalinya dengan nama European Nations' Cup yang kemudian disebut sebagai UEFA European Championship (Piala Eropa atau EURO).[14] Di wilayah Oseania (meliputi Australia, Selandia Baru, dan berbagai Kepulauan Pasifik), kompetisi international setiap dua tahun dimulai sejak tahun 1996 disebut Piala Oseania.[18] Untuk wilayah Afrika, kompetisi Piala Afrika mulai diadakan sejak 1957 di Khartoum.[19]

Sepak bola di Indonesia

Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo.[20] Dalam kongres PSSI di Solo, organisasi tersebut mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.[20] Sejak saat itu, kegiatan sepak bola semakin sering digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat bermain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan diadakan.[21] Sebagai bentuk dukungan terhadap kebangkitan "Sepakbola Kebangsaan", Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepakbolaan Indonesia semakin gencar.[21]
Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.[21] Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaing dalam kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.[21] Dalam perkembangannya, PSSI telah memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir.[21] Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23).

TUGAS TI

Dibawah ini tugas-tugas TI dalam 1 semester :

1. Soal-soal latihan. DISINI
2. Makalah microsoft Word. DISINI
3. Daftar Isi. DISINI
4. Daftar Nilai. DISINI
5.Microsoft Equation. DISINI
6. Peta. DISINI